Puluhan Generator Set Hidrolik Pumping Field Adera Berkapasitas 200 KVA Tidak Ada Safety , Warga Masyarakat Resah

 

PALI KP /M.co–Warga masyarakat resah karena generator set Pumping berkapasitas 200 KVA di puluhan sumur milik Pertamina field Adera di area stasiun booster stasiun Raja dan Abab terindikasi tidak memiliki SLO dan tidak ada safety keselamatan untuk manusia dan hewan .

 

Temuan media ini dan beberapa media lainya di WKP area booster station Raja yang mengindikasikan Pertamina field Adera melakukan pembiaran kepada kontraktor penyedia / vendor yang melanggar safety keselamatan . Itu di buktikan puluhan generator set pumping elektrik milik penyedia /vendor di beberapa sumur di area Abab dan Raja Pertamina field Adera terbuka tanpa pagar pelindung keselamatan manusia dan hewan. .Generator tersebut di beberpa sumur aktif 24 jam dan sangat rentan di sentuh hewan dan manusia

 

Dan mirisnya lagi sumur RJA 77 PEP Field Adera lokasinya persis di wilayah pemukiman warga Desa Muara sungai lokasi sumur tersebut di jadikan tempat bermain anak-anak warga Desa Muara sungai Kecamatan Tanah abang . Bahkan di lokasi tersebut letak generator set berkapsitas 200 KVA berjarak 20 meter dari perumahan penduduk tidak memiliki safety keamanan pagar atau sejenisnya untuk Manusia dan Hewan dan kondisi ini sudah berlangsung tahunan .seperti di tuturkan warga sekitar .

 

Sementara itu PHR Zona 4 Pertamina field Adera melalui Head of ComRel Zona 4 Tuti Dwi Patmayanti menjelaskan ” Pertamina field Adera telah melakukan pengajuan anggaran ke pusat melalui SKK Migas dengan mempertimbangkan ke ekonomian dan hasil dari sumur-sumur tersebut .jelasnya begini bunyi lengkap pesan whatshapp “Sehubungan dengan pemagaran sumur produksi migas di Pertamina EP Adera Field (PEP Adera), Head of ComRel Zona 4 Tuti Dwi Patmayanti menyampaikan PEP Adera telah melakukan pengajuan program dan anggaran untuk pemagaran sumur aktif ke SKK Migas. Persetujuan yang diberikan SKK Migas untuk dilakukan pemagaran secara bertahap, dengan mempertimbangkan keekonomian operasi produksi migas dan memaksimalkan kontribusi bagi hasil migas bagi daerah penghasil.

Baca Juga:  Kompak Toko dan Masyarakat Dampingi Asri AG Ambil Formulir Calon Bupati di PAN,Golkar PDI Perjuangan dan PKB 

 

“Beberapa tindakan pencegahan terhadap potensi bahaya yang mungkin terjadi telah dilakukan. Upaya-upaya dimaksud, antara lain (1) memasang papan himbauan, (2) sosialisasi secara formal dan informal kepada masyarakat khususnya yang berada di area sumur aktif, dan (3) PEP Adera melakukan patroli dan pengecekan ,pesan whatshap Tuti Dwi Padmayanti

Jawaban PHR Zona 4 Pertamina field Adera melalui Head of ComRel Zona 4 Tuti Dwi Padmayanti melukai hati warga masyarakat di sekitar operasional Pertamina Field Adera karena belum di pagarnya generator set pumping tersebut karena lebih kepada nilai ekonomis sumur –sumur tersebut .

 

Jadi  keselamatan warga sekitar operasional di abaikan  hanya karna nilai ekonomis sumur –sumur tersebut tidak terlalu produktif  sebagai warga ring 1 Adera kecewa dengan  jawaban Pertamina tersebut , karena lebih mengedepan nilai ekonomi keuntungan perusahaan daripada keselamatan warga masyarakat , ungkap Pidin C Oteh warga desa Raja dan hal kekecweaan yang sama Jhensantri  warga Betung sekitar operasional field Adera .

Kita akan mempertanyakan kebijakan Pertamina Field Adera ke Kementrian ESDM termasuk pembangkangan Pertamina field Adera atas UU 30 tahun 2009 tentang Kelistrikan dan PP nomor 39 TAHUN 2021 tentang Migas “apa iya Pertamina ada kebijakan keuntungan perusahaan di atas keselamatan manusia , pungkasnya (Nuril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *