Gedung Mts Nurul Iman Desa Karta Mulya Gelumbang Memprihatinkan 

Gelumbang KP / Mahadaya.co–Gedung Mts Nurul iman desa Karta Mulya Gelumbang memprihatinkan kondisi dinding atap Siswa dan guru tidak jarang mencari tempat yang aman untuk belajar, terutama saat hujan deras turun, juga berbekal plastik untuk menutupi dokumen.

 

Sabtu. 08.03.2023 .mahaday. co

Bersilaturahmi ke sekolah yang kata nya tempat belajar mengajar hancur .keropos dan dinding papan nya lepas.

 

Saat di temui di ruang kerja nya kepala Mts nurul Iman Agus Widodo . S.pdi mengungkapkan

Hampir seluruh ruangan 1 kelas MTS Nurul iman di Desa Karta mulia Kecamatan Gelumbang Buleleng mengalami kerusakan. Kerusakan terparah terjadi di bagian atap. dan dinding. Bahkan lubang-lubang pada dinding papan kayu sekolah dan ruangan terlihat jelas. Siswa dan guru tidak jarang harus memindahkan meja saat hujan turun. Kondisi ini pun belum bisa tertangani dari tahun 201sampai sekarang 2023 terang nya

 

 

Masalah yang dialami siswa, guru, pegawai dan Kepala Sekolah (Kasek) Agus Widodo .Spdi di Mts Nurul iman harus bisa menahan diri dan sabar dalam kegiatan belajar mengajar .

untuk segera mendapatkan solusi dan penanganan. Kerusakan gedung sekolah yang cukup parah dan dapat mengancam keselamatan siswa, guru dan pegawai. Ucap kepala sekolah Agus Widodo.

 

Tindakan kami hari ini tidak lain karena rasa peduli, keprihatinan terhadap MTS nuruliman , karena permasalahan tempat belajar yang tidak ada titik temu sejak dari tahun 2001 lalu berdampak pada kondisi sekolah,” ucap Agus Widodo .

Dia pun berharap aspirasi dari bupati muara Enim Ahmad USMARWI KAFFA dan juga DPRD atau pun kamenag untuk dapat segera ditanggapi dan diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten muara Enim paparnya.

Baca Juga:  Warga 7 Desa Pertanyakan Nota Kesepakatan Pertamina Pertamina EP 2 Karena  9 Tahun  Belum Realisasikan

 

Menurutnya, ada pagar kawat yang dipasang di rumah sekolahan kami pun sangat menginginkan pagar seperti sekolahan pada umum nya kalau bisa harap nya

 

Namun belakangan kerusakan yang terjadi semakin parah. Tidak hanya atap dan plafon yang bocor, tapi juga dinding lepas sepaeri ini

 

lah keadaan nya. sekolah sudah mulai keropos, kamar kecil tidak bisa dipakai, septic tank juga rusak. “Kami belum bisa melakukan perbaikan begini.

, guru dan anak-anak kami sudah tidak nyaman dengan situasi seperti ini,” jelas Agus Siswa dan guru pun tidak jarang terpaksa mencari tempat yang aman untuk belajar. Terutama saat hujan deras turun. Guru dan pegawai pun selalu berbekal plastik untuk menutupi dokumen-dokumen mereka agar tidak hancur terkena air hujan dari atap yang bocor ( f)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *