Merdi Sariyansyah bangga bisa menjadi bagian dari PHR zona 4 field Adera

Sepenggal Cerita Alumni Beasiswa Akamigas Field Adera Dari Tak Berdaya Menjadi Berdaya guna 

 

 

Merdi Sariyansyah bangga bisa menjadi bagian dari PHR zona 4 field Adera.                                                                     PALI , KP /Mahadaya.co- Penemuan sumur minyak di wilayah Adera tak lepas dari di temukanya  lapangan perminyakan Talang akar pada tahun 1920 oleh perusahaan Hindia Belanda NV Standard Vaccum Petroleum.Pada perkembangan selanjutnya tahun 1926 di temukan lapangan perminyakan wilayah desa Raja Kecamatan Tanah Abang PALI Sumatera selatan , di ikuti lapangan minyak  Abab dan Dewa . Setelah itu di kawasan ini banyak di temukan sumur -sumur baru   yang  akhirnya di lebur menjadi WKP Pertamina field Adera akhir era 1990 an , selanjutnya di tahun 2018    sampai saat ini   menjadi Pertamina Hulu Rokan zona 4 Adera Field.

Pengeboran pertama di sumur Raja 1 di tahun 1926 yang berlokasi di  sekitar stasiun  booster Raja  ,semenjak itu kawasan ini menjadi konsesi pertambangan minyak wilayah Sumbagsel .                                            Menjadi kawasan pertambangan pada awalnya  menimbulkan masalah sosial salah satunya adalah ketimpangan keterampilan antara pekerja dari kota yang memiliki ketrampilan dengan warga lokal ,namun   harus di akui wilayah pertambangan  minyak bumi ini banyak menyerap tenaga kerja lokal maupun dari kota .

Merdi Sariyansyah sat menempu pendidikan di Politeknik Akamigas Palembang

Setelah lebih tujuh dasawarsa semenjak di temukanya minyak WKP Adera persisnya di tahun 2014   SKK Migas – PT Pertamina EP membuka peluang bagi pemuda pemudi di area operasional Pertamina termasuk WKP field Adera untuk di didik menjadi tenaga skill dan profesional di perminyakan .  Program tersebut adalah CSR Beasiswa Akamigas full bright di Politeknik Akamigas Palembang  .Program ini tentunya komitmen Pertamina dalam tanggung jawab sosial lingkungan sekitar area operasional .

Baca Juga:  Black Forrest Cake  Warna Terakota Ulta Yulia Sri Rahayu Penuh Nuansa Makna

 

Program CSR beasiswa Akamigas field Adera tersebut bak pepatah ” pucuk di cinta ulam tiba “karena  program tersebut menjawab ketimpangan keterampilan antara pendatang dari kota dengan warga lokal  karena harus di akui pemuda lokal memiliki minat cukup tinggi untuk menjadi bagian dari field Adera  .Untuk memiliki skill dan keterampilan di perminyakan di butuhkan biaya pendidikan cukup tinggi  apalagi  untuk keluarga kurang mampu . Beasiswa Akamigas menjadi solusi agar bisa bergabung  di Pertamina field adera , dan itu banyak menjadi mimpi para pemuda usia sekolah di kawasan ini .

 

Dengan terpilih menjadi mahasiswa program beasiswa Akamigas membuka jalan untuk memiliki keterampilan khusus migas terkhusus pemuda pemudi dari keluarga kurang mampu seperti di ceritakan alumnus Beasiswa Akamigas Merdi Sariyansyah

Pemuda warga Betung barat Kecamatan Abab di tahun 2014 terpilih dari 8 mahasiswa terpilih mengikuti program CSR tersebut.Putra  pertama dari pasangan Basarudin dengan ibu Saidia merupakan petani karet warga Betung barat , yang mengaku kedua orang tuanya tidak perna terbayangkan bisa menyekolahkan anaknya di Politeknik Akamigas Palembang .Penghasilan dari  bertani karet saat ini sangat tidak memungkinkan untuk  membiayai anak sekolah di perguruan tinggi .Namun berkat program Beasiswa Akamigas ini  putra petani karet bisa  lulus di tahun 2017 silam .Merdi bertutur kepada media ini

Setelah lulus kuliah D3 jurusan Teknik Eksplorasi Produksi Migas Fakultas Teknik Perminyakan Akamigas Palembang Merdi Sariyansyah optimis bisa mengamalkan ilmu yang di dapat di tanah kelahirannya di area operasional Field Adera .tuturnya

Berbekal keyakinan tersebut Merdi Sariyansyah memberanikan diri melamar di salah satu subkontraktor Pertamina Field Adera di Pengabuan .Di akhir tahun 2017 Merdi Sariyansyah di terimah bekerja TKJP Pertamina field adera persisnya  di PT Trans dana Profitri .

Baca Juga:  PT. Kalimatan Prima Persada Peduli Program Pilar Cares For Health

Beberapa tahun setelah  bekerja di PT Trans dana Profitri pemuda anak petani kurang mampu ini bisa membantu orang tuanya dengan membiayai dua adik-adiknya sekolah di salah satu perguruan tinggi di Palembang ,cerita alumni SD Madrasah Ibtidaiyah Betung ini.berkah dari ilmu dan keyakinan yang di dapat Merdi Sariyansyah bertekad  merubah nasib keluarga  tidak sampai di situ   pemuda masih lajang ini termotivasi untuk  membangun usaha bersama dengan pemuda seusianya agar bisa menjadi lahan pekerjaan di kemudian hari  .

Masih ungkap Merdi Sariyansyah kehadiran PHR zona 4 field adera  secara umum di samping mengusahakan hasil bumi untuk kemakmuran bangsa  juga  kemakmuran  masyarakat di sekitar , tambahnya apalagi CSR  sekarang ini  juga pembinaan  kepada wirausaha inovatif  di area operasional  yang tentunya bertujuan  peningkatan ekonomi masyarakat .

Bukan itu saja di akhir perbincangan,  Merdi Sariyansyah  mengucapkan terimah kasih kepada pimpinan PHR zona 4 Adera field karena dengan program beasiswa tersebut telah merubah mimpi saya menjadi kenyataan , selanjutnya berharap program CSR Pendidikan ini berkesinambungan dan banyak di nikmati pemuda-pemudi di sekitar operasional Pertamina field Adera ,pungkas  alumni SMK Negeri 1 Penukal.

(Pidin Charles Oteh )

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *