Eftiyani ,Madi Apriadi Sepakat Apresiasi Kejari PALI :Penetapan Tersangka Kasus Gedung DPRD Berharap Kejari Tuntaskan Dengan Sentuh Dalangnya

Talang ubi KP Mahadaya.co–Praktisi hukum yang juga politisi partai Golkar mengapresiasi penetapan tersangka dugaan korupsi pembangunan gedung DPRD PALI tahap dua yag merugikan negara 7 miliar Sangat mengapresiasi kinerja Kejari PALI , ungkap Eftiyani SH. Hal yang sama di ungkapkan Madi Apriadi akademisi yang ke dua putra asli PALI.

 

Selanjutnya Eftiyani dan pengungkapan kasus dan penetapan tersangka tidak berhenti pada 4 tersangka ini saja dirinya meyakini ada aktor di balik semua ini ,untuk itu Kejari Pali harus berani menyentuh aktor intelektualnya dan kami yakin pihak Kejari Pali tau itu dan sudah memiliki alat bukti yang cukup .

 

Sekarang tinggal kita tunggu keberanian Kejari Pali untuk memproses kasus ini , bukan sebatas penetapan 4 tersangka yang diumumkan oleh mereka kemaren itu saja ,jelas Eftiyani .

 

Hal senada di sampaikan Madi Apriadi , Kasus ini harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya sehingga menjadi efek jerah ditengah masyarakat.

 

Kabupaten PALI adalah salah satu kabupaten yang masih berusia muda harus di kelola dengan baik dan benar guna mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya.

 

Akan tetapi jika salah dalam mengelola Kabupaten yang berusia muda ini sangat riskan menjadi sapi perah saja oleh oknum-oknum pejabat dan pengusaha yang bermental korup disetiap lini dan instansi pemerintahan.

 

Korupsi ini tidak akan habisnya karna ini berbicara mengenai mental anak bangsa. Selama pemimpin, pejabat dan masyarakatnya jauh dari agama atau tuhan tentu mental curang dan mengambil hak orang lain ini akan selalu ada.

 

Dengan demikian jika semua orang jujur tidak mau menjadi pemimpin tentu kita akan dipimpin oleh orang-orang yang curang.

 

Baca Juga:  Kisah  Perjuangan Junaidi , Mencari Keadilan Atas Tanah Yang Diduga Diserobot PT Bumi Gema Gempita

Dan perlu diingat kenapa korupsi merajalela dan terjadi hampir disemua lini pemerintahan kita, itu bukan karna banyaknya orang-orang jahat yang bermental curang akan tetapi karna diamnya orang-orang baik dan jujur di negeri ini.

 

Pada akhirnya semoga kita semua menjadi pribadi-pribadi jujur yang dekat dengan tuhan sehingga kita selalu merasa diawasi oleh Nya dan kita terbebas dari sifat curang dan ingin mengambil hak orang lain.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *