Bersama Damkar Babinsa Serda Heru Supriyanto Berjibaku Padamkan Api Yang Membakar Rumah Warga Binaanya 

Tanah abang KP/Mahadaya.co—Babinsa desa Curup Kecamatan Tanah abang serda Heru Supriyanto pada ahad 7/7 , berjibaku padamkan api yang membakar 3 rumah warga desa binaanya Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) .seperti di tururkan Serda Heru Supriyanto kepada media ini Selasa 9/7/2024 .

Bersama unit tim pemadam Kabupaten PALI Pemadam kebakaran Pertamina field Adera warga masyarakat desa Curup bahu membahu memadamkan api yang membakar rumah milik Aldius , Arius ,Sukma ke tiga warga dusun 2 Curup .Proses pemadaman cukup heroik karena tim pemadam kebakaran masuk ke area rumah yang terbakar walaupun sedikit terhambat kerena jarak tempuh ke lokasi dari mobil unit kebakaran cukup jauh .

Kepala Desa Curup, M. Tisar, saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di luar rumah, ada yang di ladang, kebun, dan ada juga yang bekerja di tambang pasir.

“Api pertama kali muncul di rumah milik Aldius, kemudian menjalar ke rumah Arius dan Sukma di sebelahnya,” jelas Kades Tisar saat dihubungi media.

Api pertama kali muncul di rumah milik Aldius, kemudian menjalar ke rumah Arius dan Sukma di sebelahnya,” jelas Kades Tisar saat dihubungi media.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Satu rumah, milik Aldius, hangus dilalap api, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan parah, dengan hampir 50% bagian rumah hangus.

Upaya pemadaman api dilakukan oleh Damkar bersama mobil Damkar dari Pertamina Adera. Kades Tisar mengakui bahwa mobil Damkar datang terlambat karena jarak antara kantor Damkar dan lokasi kebakaran cukup jauh.

Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik namun, M Tisar belum bisa memastikannya karena saat kejadian rumah-rumah tersebut dalam keadaan kosong.

Baca Juga:  Kapolsek Tanah Abang Silaturahmi DPC Fakar Lematang Kecamatan Tanah Abang

 

Babinsa Koramil 404-03/Pendopo Serda Heru Supriyanto mengapresiasi spontanitas warga desa binaanya yang tampa komando turut memandamkan api walau dengan segala upaya sederhana.namun api sudah terlanjur besar sehingga rumah ke riga warganya tidak bisa si selamatkan ,ungkapnya kepada media ini (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *