Tanah abang KP/Mahadaya.co–Musim kemarau yang panjang akhir – akhir ini perlu kita waspadai karena di musim kemarau banyak dedaunan yang rontok dan mudah mengering sehingga akan rentan terjadinya kebakaran hutan.
Masyarakat harus selalu siaga dan waspada terhadap potensi kebakaran hutan yang apabila terjadi maka akan menimbulkan polusi udara dan asap,potensi lahan yang kering juga berkurangnya simpanan ketersediaan air bersih.hal tersebut di sampaikan Sertu Samiran Babinsa Desa Pandan Kecamatan Tanah abang saat padamkan api yang membakar semak-semak , tuturnya pada sabtu 31/08/2024.
Informasi yang di himpun media ini dan keterangan yang di sampaikan Sertu Samiran usai memadamkan api warga tidak mengetahui sumber api berasal dari mana namun secara tiba-tiba di semak-semak mengepul asap .laporan warga kepadanya .
Untung warga sigap langsung tanpa komando secara bersama-sama memadamkan api .Menurut Wadi warga desa Pandan dirinya berjalan-jalan mau kekebun mengetahui ada kepulan asap setelah di cek ke lokasi benar api membakar semak-semak di pinggir desa ,ungkapnya mengetahui hal tersebut Wadi menyampaikan kepada warga yang lain .
Babinsa Kodim 0404/Muara enim Sertu Samiran mengomandoi warga untuk mengambil ember dan drum serta alat penyemprot padam api.Karena api belum begitu besar warga dengan mudah padamkan kebakaran hutan tersebut.
Pasca pemadaman api di sela sela istirahat Sertu Samiran kembali menghimbau bagi masyarakat di musim kemarau ini,jangan membakar sampah didekat hutan secara sembarangan ,jika membakar sampah pastikan ditunggu jangan sampai api merembet di tempat lain juga dipastikan sampah yang dibakar jika ditinggalkan harus benar – benar api dalam keadaan sudah mati.ucapnya Babinsa Desa Pandan ini (red)